LANGKAR.ID. Banjarbaru – Ditlantas Polda Kalsel melaksanakan rapat koordinasi (rakor) kesiapan operasi ketupat 2025, bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Rakor ini bertujuan untuk membahas kesiapan rencana pengamanan arus mudik dan balik lebaran.
Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Fahri Siregar memaparkan upaya-upaya pencegahan dan penanganan laka lantas bersama stakeholders terkait.
Berdasarkan data, terjadi penurunan kasus laka lantas sebanyak 11 kasus pada bulan Januari 2025 dibandingkan dengan Januari 2024. Jumlah korban meninggal dunia (MD) juga turun sebanyak 19 jiwa.
Pada bulan Februari 2025, terjadi penurunan jumlah laka sebesar 13 kasus dan jumlah korban MD turun sebanyak 8 jiwa.
Upaya pencegahan dan penanganan laka lantas ini dilakukan dengan mengedepankan strategi 5E, yaitu education, encouragement, engineering, enforcement of law, dan emergency of response.
Fahri berharap masyarakat mematuhi aturan dan tertib dalam berlalu lintas.
“Kami berharap masyarakat dapat mematuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko laka lantas,” katanya.
Polda Kalsel juga akan menyiapkan Pos Pam, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu yang bertugas untuk menjaga kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta memberikan pelayanan masyarakat yang mudik.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi menyampaikan, Rakor Forum LLAJ untuk menyinkronkan segala persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri, diantaranya membangun Posko Terpadu bekerjasama dengan stakeholder lain, yakni Polda Kalsel dan Polres-polres, BPBD, jasa raharja.
“Kita siapkan posko di masing-masing daerah untuk meminimalisir kecelakaan, kita koordinasi mulai dari sekarang,” tutupnya. (L186)