LANGKAR.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya terhadap masa depan pegawai Non-ASN. Hal ini terlihat dari proses verifikasi data yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel di Gedung Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel, Kota Banjarbaru, pada Kamis (13/2/2025) pagi.
Plh. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin, meninjau langsung jalannya verifikasi. Ia didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, Kepala BKD Kalsel, Dinansyah, serta Kepala Biro Organisasi Kalsel, Galuh Tantri Narindra.
Pada kesempatan tersebut, ribuan pegawai honorer dari berbagai dinas, badan, dan biro di lingkup Pemprov Kalsel terlihat memadati lokasi untuk mengikuti proses verifikasi. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan Pakta Integritas di hadapan Tim Verifikasi sebagai bagian dari komitmen terhadap proses administrasi yang transparan.
“Ini adalah langkah penting bagi masa depan bapak dan ibu sekalian. Pastikan data yang diberikan akurat agar pendataan ini bisa diterima BKD dan kami laporkan ke Gubernur,” ujar M. Syarifuddin di hadapan pegawai.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalsel sangat memperhatikan keberlangsungan karier pegawai Non-ASN dan memastikan seluruh pegawai mendapatkan kesempatan yang sama dalam verifikasi ini.
“Harap tertib dalam antrean agar proses penginputan berjalan lancar. Semua pegawai Non-ASN Pemprov Kalsel memiliki hak yang sama dalam proses ini,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, M. Syarifuddin mengapresiasi kehadiran para pegawai Non-ASN yang mengikuti verifikasi ini.
“Terima kasih atas kedatangan buhan pian (pegawai Non-ASN) dalam proses verifikasi hari ini. Semoga hasilnya membawa manfaat bagi kita semua,” tutupnya.